The Present is The Key to The Past

TO EVERYTHING there is a season, and a time for every matter or purpose under heaven.

The Present is The Key to The Past

TO EVERYTHING there is a season, and a time for every matter or purpose under heaven.

The Present is The Key to The Past

TO EVERYTHING there is a season, and a time for every matter or purpose under heaven.

The Present is The Key to The Past

TO EVERYTHING there is a season, and a time for every matter or purpose under heaven.

The Present is The Key to The Past

TO EVERYTHING there is a season, and a time for every matter or purpose under heaven.

Monday, 1 July 2013

Upgrade Samsung Galaxy Mini GT-S5570 ke Gingerbread 2.3.6


Seiring dengan perkembangan teknologi yg semakin berkembang dan maju, pasti kita juga tidak mau ketinggalan menikmati perkembangan yg sedang berjalan kan.. bayak updata-an yang sudah di publis ke publik yg pasti kita ingin cuba...

walaupun aga terlambat sih... saya akan berbagi pengalaman mengenai upgade SAMSUNG Galaxy Mini GT-S5570 yg saya miliki. Kali ini saya akan menjelaskan cara upgrade HP tersebut ke versi Gingerbread (2.3.6)

Yg harus disiapkan:
1. PC dgn OS (sistem operasi) windows XP SP3 / 7 "yg saya gunakan Win7"
2. Kabel data SAMSUNG
3. Software samsung Kies. "sudah terinstal di PC/Laptop"
4. Baterai hp yg telah di charge PENUH atau minimal 90%

Download terlebih dahulu OS Gingerbread (2.3.6) dan pendukungnya
1. Download odin multi downloader disini 
2. Download TASS_v1.0.ops disini
3. Download OS Android Versi Gingerbread (2.3.6) untuk Galaxy Mini GT-S5570  disini
 (GT-S5570_FWD_S5570JVKT1_S5570OJVKT1_S5570XWKT2_S5570JVKT1.rar | 120.4 MB)

Kalau semua sudah siap... 
Kita langsung saja masuk ke tahapan upgrade 
1. Extract file yg sudah terdownload GT-S5570_FWD_S5570JVKT1_S5570OJVKT1_S5570XWKT2_S5570JVKT1.rar

Password : (sampro.pl)
2. Matikan HP Galaxy Mini (pastikan sampai benar-benar off ).
3. Masuk ke download mode pada HP anda dengan cara (Tekan tombol Volume Down + Home Button + dan Power Button secara bersamaan) sampai muncul gambar seperti di bawah ini:

4. Hubungkan kabel data USB yang telah dipersiapkan.
5. Jalankan Odin multi downloade yang telah di download

Pastikan HP Galaxy Mini anda telah terhubung dengan PC anda, seperti pada gambar di bawah ini.


6. Klik OPS lalu cari file “Tass_v1.0.ops” yang telah di download. kemudian klik open. 

7. Masukkan file firmware yang sudah di extract tadi. GT-S5570_FWD_S5570JVKT1_S5570OJVKT1....
 Isi dan pilih file-file yg sudah di extract 

  • Boot –> APBOOT_S5570JVK
  • Phone –> MODEM_S5570XWKT2
  • PDA –> CODE_S5570JVKT1
  • CSC –>GT-S5570-MULTI-CSC
 8. klik tombol Start. 

9. Sekarang tinggal menunggu proses flashing yang sedang berjalan (kurang lebih 5 menit) sampai muncul PASS
10. SELESAI...


Sunday, 16 June 2013

Simbol-simbol Telur Paskah Ukraina

Disain telur Ukraina sangat bersifat geometris. Benda-benda dalam desain hanyalah gambaran abstrak dari benda aslinya, sehingga memberikan kemudahan bagi mereka yang tidakdapat menggambar dengan baik.

 Berikut gambar beserta artinya.

             Berlian melambangkan pengetahuan.


Matahari dan bintang melambangkan kehidupan, nasib baik/keberuntungan dan pertumbuhan.

         Bunga mawar melambangkan cinta, perhatian.



      Jarum tulis melambangkan kesehatan, daya tahan dan awet muda.



            Gambar Spiral melambangkan pertahanan atau perlindungan.


           Titik - titik menggambarkan air mata Maria selama penyaliban atau bintang-bintang.

                 Tangga melambangkan kemakmuran atau doa


    Jaring melambangkan ajaran KRISTUS untuk menjadi "penjala orang".



Segitiga melambangkan beberapa bentuk dari TRITUNGGAL. Sebagai contoh : udara,api   dan air; Bapa, Anak dan Roh kudus; surga, bumi dan neraka.
      Gandum melambangkan harapan untuk kesehatan yang prima dan hasil panen yang bagus.
           Laba-laba melambangkan kesabaran.
Gergaji melambangkan api, hidup yang memberikan semangat (juga dapat dianggap sebagai  gigi serigala yang melambangkan kesetiaan dan kebijaksanaan).
Ikan melambangkan agama Kristen.
Pita melambangkan hidup abadi dan air.
Burung melambangkan pengharapan yang terpenuhi dan kesuburan.Burung selalu terlihat beristirahat, tidak pernah terbang.
   Kijang, kuda dan/atau biri-biri jantan melambangkan kesehatan dan kemakmuran
Kayu salib melambangkan KRISTUS atau 4 ujung dunia.
   Bunga "poppy" adalah bunga Ukrainian yang melambangkan kegembiraan dan keindahan.


Novie, Surabaya, 6 April 1998



PERMAINAN (GAMES) IBADAH PADANG (PASKAH)

JENIS PERMAINAN (GAMES) IBADAH PADANG (PASKAH) JEMAAT MANUNGGAL DAWI – DAWI @WATUBANGGA, 8 APRIL 2012


I.    Nama Game             : Kepala Makan Ekor
       Peserta                      : 4 – 6 Kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 10 orang
       Tujuan                        : Memupuk kekompakan dan kerjasama dalam kelompok  (Jemaat = Rayon)
       Cara Bermain            : Dua kelompok membentuk deretan seperti ular dan saling berusaha untuk    
                                          meraih   ekor kelompok lain tanpa memutuskan ikatan. Yang pertama meraih
                                          ekor lawan akan menjadi  pemenang sedangkan kelompok yang ikatanx putus
                                          dinyatakan gugur.
         Bahan / Alat              : Kain Syal untuk jadi ekor
         Biaya                         : 2 Bh Kain Syal @ 15.000  =  Rp. 30.000,-

II.    Nama Game           : Lomba Pukul Botol
        Peserta                     : Setiap Babak untuk 6 orang (jumlah babak  di kondisikan  waktu)
       Tujuan                        : Berjalan dalam kegelapan akan menjadikan manusia jatuh dalam                
                                           dosa. Jalan terang bersama Yesus akan menuntun kepada Bapa di Sorga.
       Cara Bermain            : Setiap peserta berusaha memukul botol aqua yang di gantung di depan
                                          lintasannya dengan menggunakan botol aqua yang ada ditangannya, tetapi
                                          sebelumnya peserta di putar 5x360°. Peserta yang pertama memukul botol akan
                                          menjadi pemenangnya.
       Bahan / Alat              : Botol Aqua Kemasan (Besar dan Kecil) dan Kain Syal Penutup Mata
       Biaya                         : 4 Bh Kain Syal @ 15.000 = Rp. 60.000,-

III.    Nama Game         : Memindahkan Air Dalam Botol
         Peserta                    : Setiap Babak untuk 6 orang (jumlah babak  di kondisikan  waktu)
         Tujuan                     : Melatih Kecepatan, Ketekunan  dan Kesabaran untuk menjadi                
                                              pemenang  (Menjadi Warga Gereja yang Teladan)
        Cara Bermain            : Setiap peserta berusaha mengisi botol dengan menggunakan botol lain yang
                                           berlubang. Dalam waktu yang ditentukan, peserta yang terbanyak mengisi air
                                           dalam botol akan menjadi pemenang.
         Bahan / Alat              : Botol Aqua Kemasan dan Stopwatch
         Biaya                           : -


IV.    Nama Game           : Tepung Terigu Berkait
         Peserta                     : 2 – 4 Kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 10 orang
        Tujuan                        : Melatih Kekompakan dan kerjasama dalam kelompok (Rayon)
        Cara Bermain            : Setiap kelompok berupaya memindahkan tepung terigu yang ada di depan
                                           sampai ke belakang dengan menggunakan tangan melewati atas kepala anggota
                                           kelompok paling depan sampai ke anggota kelompok paling belakang. Dalam
                                           waktu yang di tentukan, kelompok yang paling banyak memindahkan tepung
                                           terigu akan menjadi pemenang.
         Bahan / Alat              : Tepung Terigu, Piring/Mangkuk  dan Stopwatch
       Biaya                           : 8 kg Tepung Terigu x Rp 10.000  = Rp. 80.000,-

V.    Nama Game             : Simpul Tali
       Peserta                      : 4 – 6 Kelompok, masing-masing kelompok 10 orang
       Tujuan                        : Melatih Kekompakan, Kecepatan, Kejujuran dan Kerjasama Kelompok
                                           (Rayon)
       Cara Bermain            : Semua anggota kelompok memegang  ujung tali dengan kedua tangannya,
                                          kelompok tercepat yang  yang pertama membuat jalinan tali yang tidak rotas
                                          akan menjadi pemenang .
       Bahan / Alat              : Tali  dan Stopwatch
       Biaya                           : 20 meter tali = Rp. 100.000,-

VI.    Nama Game           : Potensi Diri
         Peserta                     : 4 – 6 Kelompok, masing-masing kelompok 10 orang
         Tujuan                       : Melatih Kekompakan, Kecepatan Berfikir dan Kerjasama Kelompok (Rayon)
         Cara Bermain            : Setiap anggota kelompok menggunakan segala potensinya untuk menjadi
                                            pemenang .
         Bahan / Alat               : -
         Biaya                         : -

LAPORAN KEGIATAN CERDAS CERMAT KKN UNHAS


Cerdas Cermat tingkat SD Kecamatan Eremerasa ini di laksanakan pada Jumat 23 November 2012 dengan diikuti oleh 7 sekolah dari 3 desa, dimana tiap tim beranggotakan 3 orang.

SD yang mengikuti perlombaan ini yaitu:
1.    SD Inpres Jannayya
2.    SD Inpres Barua
3.    SDN 19 Landang
4.    SD Inpres Kampung Parang
5.    SD Inpres Lonrong
6.    SDN 16 Lonrong
7.    MI

Pertandingan ini dilaksanakan selama 2 jam dengan jumlah babak terdiri dari 2 babak penyisihan dan 3 babak final.

a.    Babak Penyisihan I
Pada babak ini masing-masing peserta mengerjakan 20 soal tertulis berupa pilihan ganda. Untuk setiap jawaban benar bernilai 10, salah bernilai 0 dan kosong bernilai 0. Selanjutnya nilai masing-masing peserta akan diakumulasikan dalam regu masing-masing.

b.    Babak Penyisihan II
Babak penyisihan, diberikan 10 soal secara rebutan dan dapat dilempar ke tim lain. Untuk setiap jawaban benar bernilai 100 , salah bernilai -50. Selanjutnya nilai masing-masing peserta akan diakumulasikan dalam regu masing-masing. 3 tim dengan nilai tertinggi darii babak penyisihan I dan II akan maju ke babak final
Tim yang berlomba di babak final terdiri dari 3 tim yaitu :

1.    SD Inpres Jannayya
2.    SD Inpres Barua
3.    SDN 16 Lonrong

Pada babak final 3 regu terbaik dari babak penysihan akan beradu kecerdasan, kecermatan dan kecepatan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri. Pertanyaan terbagi atas 3 sesi :
  1. Pertanyaan wajib sebanyak 5 soal tiap regu, tiap jawaban benar mendapat 100 poin, salah 0 poin.
  2. Pertanyaan lemparan sebanyak 5 soal tiap regu, tiap jawaban benar mendapat 100 poin, salah dikurangi 50 poin. Soal akan dibacakan 2 kali. Peserta diberi toleransi waktu 30 detik untuk menjawab soal. Jika peserta tidak bisa menjawab, maka pertanyaan akan dilempar ke regu selanjutnya dengan toleransi waktu 10 detik.
  3. Pertanyaan rebutan sebanyak 10 soal, nilai pada babak ini bertingkat antara 10 sampai 100 poin. Peserta diberi toleransi waktu 30 detik untuk menjawab soal. Jika jawaban salah, maka nilai akan dikurangi setengah dari poin soal.
Nilai dari sesi pertanyaan wajib, lemparan dan rebutan akan diakumulasikan untuk menentukan juara I, II, dan III.

  1. Pertandingan cerdas cermat ini dimenagkan oleh SD Inpres Jannayya (JUARA 1 dengan jumlah poin 730)
  2. SD Inpres Barua (JUARA 2 dengan jumlah poin 360)
  3. SDN 16 Lonrong (JUARA 3 dengan jumlah poin 170)



MORFOLOGI GUNUNG KELUD

Pengantar

Vulkanologi adalah semua peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar mencapai permukaan bumi melalui retakan dalam kerak bumi atau melalui sebuah pita sentral yang disebut terusan kepundan atau diatrema.

Magma yang keluar sampai ke permukaan bumi disebut lava. Magma dapat bergerak naik karena memiliki suhu yang tinggi dan mengandung gas-gas yang memiliki cukup energi untuk mendorong batuan di atasnya. Di dalam litosfer magma menempati suatu kantong yang disebut dapur magma. Kedalaman dapur magma merupakan penyebab perbedaan kekuatan letusan gunung api yang terjadi. Pada umumnya, semakin dalam dapur magma dari permukaan bumi, maka semakin kuat letusan yang ditimbulkannya. Lamanya aktivitas gunung api yang bersumber dari magma ditentukan oleh besar atau kecilnya volume dapur magma. Dapur magma inilah yang merupakan sumber utama aktivitas vulkanik.

Pengelompokan Gunungapi


1. Tipe gunungapi berdasarkan penyebabnya erupsi dapat  digolongkan menjadi 4 tipe:
  • Erupsi magma
  • Erupsi Hidro
  • Erupsi phreatik
  • Erupsi phreato-magmatic 
 2. Tipe gunungapi berdasarkan berdasarkan banyaknya celah pada permukaan bumi dan 
     waktu keluarnya magma, erupsi dibedakan menjadi empat, yaitu :
  • Erupsi Linear
  • Erupsi Sentral
  • Erupsi Campuran
  • Erupsi Areal 
3. Tipe gunungapi berdasarkan catatan sejarah letusan/erupsinya :
 


 http://twitpic.com/7odtm1/full

4. Tipe-tipe letusan Gunung Berapi

 Semakin panjang masa istirahat suatu gunungapi maka letusan mendatang akan mempunyai nilai VEI lebih tinggi.

Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung api yang tergolong masih aktif. Letusan 1586 merupakan letusan yang paling banyak menimbulkan korban jiwa yaitu sebanyak 10.000 orang meninggal.

Gunung Kelud merupakan gunung api Kuarter yang merupakan produk proses tumbukan antaralempeng Indo-Australia  yang menunjam ke bawah lempeng Asia, tepatnya di sebelah selatan Jawa. Sebagai gunung api muda yang tumbuh pada zaman Kuarter Muda (Holosen).

 http://earlfhamfa.wordpress.com/2009/03/21/tektonik-lempeng/
Gunung Kelud memiliki ciri khusus dengan adanya danau kawah  yang terisi oleh air. Air ini dapat menjadi sumber tekanan yang meyebabkan letusan selain tekanan magma dari dalam.
danau kawah Gunung Kelud

Secara morfologis, Gunung Kelud dapat dibeda-kan menjadi lima satuan morfologi (Wirakusumah, 1991), yaitu:



Sejarah Letusan Gunung Kelud

Selama abad 20 telah terjadi 5 kali letusan masing masing pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966 dan 1990 


Tanda-tanda sebelum letusan
  1. Peningkatan suhu air kawah
  2. Perubahan warna Air kawah
  3. Peningkatan Gempa tremor
  4. Peningkatan pH air danau
  5. Peningkatan Gempa Vulkanik
Proses Letusan Gunung Kelud.
 1. Status Awas
 http://rovicky.wordpress.com/2007/11/03/gunung-kelud-meletus/
Pada saat status awas, aktifitas magma dari dalam bumi ini diketahui dari naiknya suhu kawah dan adanya getaran-getaran gempa volkanik. Temperatur magma yang sangat tinggi ini akan mendekati sumbat yang menyebabkan air memanas.


2. Status Awas Letusan Hidrovulkanik


                                                                                                                     http://rovicky.wordpress.com/2007/11/03/gunung-kelud-meletus/

Apabila jumlah air yang bocor masuk kedalam sudah sangat banyak akan sangat mungkin menimbulkan letusan akibat air yang mendidih. Letusan ini sering disebut sebagai letusan hidrovulkanik. Letusan ini memang akan banyak dijumpai pada gunung api yang berada dilaut, misalnya Gunung Krakatau, dan gunung-gunung api di Hawai.

3. Letusan semi Magmatik

                                                                                                                  http://rovicky.wordpress.com/2007/11/03/gunung-kelud-meletus/

Pada saat semua air di danau habis masuk dan bercampur dengan magma membara yang menyembul dari dalam, akan terjadi proses perubahan fase air menjadi uap secara mendadak.

Tekanan uap air ini akan sangat besar dan mampu menggetarkan dan bahkan melemparkan material-material vulkanik diatasnya. Sumbat kawah serta kerikil dan pasir yang berada disekeliling kepundan akan mungkin akan terlempar keluar.


4. Letusan Magmatik

                                                                                                          http://rovicky.wordpress.com/2007/11/03/gunung-kelud-meletus/

Ketika letusan magmatik terjadi maka magma dari dalam akan sangat mungkin keluar melalui kepundan. Juga seandainya ada rekahan yang ditimbulkan mungkin saja magma meleleh dari samping.

Selain adanya aliran lava itu, letusan-letusan ini akan melemparkan material volkanik berupa batu kerikil, hingga abu volkanik ke udara.



Karakteristik Letusan Gunung Kelud


Karakteristik Letusan Gunung Kelud
(GVN Banteng 1990,. Bourdier et al. 1997).
 Gambar 2.3 deposit jatuhan abu dari letusan 1990. Jatuhan abu  ini menghancurkan lebih dari 500 rumah. Runtuhnya atap adalah penyebab utama korban (32) dicatat untuk letusan ini.
Rodolfo (1999).
Gambar aliran lahar selama erupsi gunung kelud Tahun 1919, 1966, dan Post 1966


Gambar terowongan awal pada Gunung Kelud dari Verstappen (1992).

Gambar variasi tingkat danau kawah akibat letusan gunung berapi dan sistem drainase di gunung berapi Kelud

Rekaman Data Letusan G. Kelud sejak tahun 1848


(Pratomo, 1992; Bourdier drr., 1997)
Memperlihatkan Hubungan Positif antara Isi Danau Kawah sebelum Letusan dan Tingkat Kerusakan Lingkungan akibat Lahar Letusan

Perubahan Morfologi Puncak G. Kelud
Dari Danau Kawah ke Kubah Lava (Anakan Kelud)



(update 21 juni 2010) Anakan gunung kelud ini terus berkembang, saat ini ukuran diameternya mencapai 469 meter dengan ketinggian 250 meter di atas permukaan laut.
 

KESIMPULAN

  • Gunung Kelud merupakan gunung api strato andesitik yang tergolong masih aktif. Selama abad 20 telah terjadi 5 kali letusan masing masing pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966 dan 1990.
  • Gunung Kelud memiliki ciri khusus dengan adanya danau kawah yang terisi oleh air. Air ini dapat menjadi sumber tekanan yang meyebabkan letusan selain tekanan magma dari dalam.
  • Gunung Kelud memiliki 2 ciri letusan yaitu :
  1. Letusan semi magmatik merupakan letusan freatik yang terjadi akibat penguapan air danau kawah yang merembes melalui rekahan pada dasar kawah yang secara serentak kemudian dihembuskan ke atas permukaan. Jenis letusan ini umumnya mengawali aktivitas gunung Kelut terutama memicu terjadinya letusan magmatik.
  2. Letusan magmatik merupakan letusan yang menghasilkan rempah- rempah  gunungapi baru berupa lava, jatuhan piroklastik, dan aliran piroklastik. Letusan magmatik yang terjadi umumnya bersifat eksplosif yang dipengaruhi penambahan kandungan gas vulkanik disertai meningkatnya energi letusan terutama energi panas.
  • Secara morfologis, Gunung Kelud dapat dibeda­kan menjadi lima satuan morfologi (Wirakusumah, 1991), yaitu: Satuan morfologi Puncak dan Kawah; Satuan Morfologi Tubuh Gunung Api; Satuan Mor­fologi Kerucut Samping; Satuan Morfologi Kaki dan Dataran, serta Satuan Morfologi Pegunungan sekitar.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi
http://earthmax.wordpress.com/2010/02/21/tipe-tipe-gunung-api/
http://www.anneahira.com/tipe-letusan-gunung-api-8158.htm
http://semangatgeos.blogspot.com/2011/01/klasifikasi-gunung.html

PARTIKEL SEDIMEN DAERAH HILIR SUNGAI JE’NEBERANG



PARTIKEL SEDIMEN

Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh media air, angin, es, atau gletser di suatu cekungan. Delta yang terdapat di mulut-mulut sungai adalah salah satu contoh hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai.

Sedimentasi yang terjadi di wilayah pesisir terjadi pada muara-muara sungai. Pola-pola sedimentasi tergantung pada pola pergerakan air, apabila gerakan air horizontal tinggi, sedimen akan tetap dalam bentuk larutan. Namun bila gerakan air perlahan sehingga tidak cukup energi untuk menjaga agar sedimen tetap larut maka akan terjadi proses pengendapan bahan-bahan sedimen. Selain itu energi gerakan air juga berpengaruh terhadap ukuran bahan-bahan sedimentasi yang akan diendapkan. Tingginya proses sedimentasi ini akan berdampak kembali pada manusia itu sendiri seperti terganggunya transportasi laut karena telah terjadi pendangkalan, terjadinya pengurangan lahan/areal, dan sebagainya (Darsef, 2003).

Sehubungan dengan itu, kami dari kelompok I mengambil lokasi di daerah muara Sungai Je’neberang. Disini dijumpai endapan pasir yang membentang di sepanjang bibir sungai hingga ke daerah pesisir pantai. Saat digali, endapan pasir ini memiliki perlapisan, yang semakin keatas partikel sedimennya semakin halus. Hal ini disebabkan karena material yang berukuran besar lebih cepat terendapkan didasar sungai. Namun secara keseluruhan material sedimen ini mempunyai sortasi yang baik. Material sedimen tersebut terdiri atas 3 lapisan, yaitu :


 Gambar perlapisan material sedimen


Gambar yang menunjukkan sortasi yang baik

Lapisan I (sampel I) :
Lapisan ini merupakan lapisan paling bawah dengan partikel sedimen yang berukuran pasir halus yaitu 1/8 – 1/4 mm (ukuran butiran Wentworth). Bentuk butiran rounding yaitu oblate. Fabric tertutup dan sortasi baik. Mengandung mineral kuarsa.



Lapisan II (sampel II) :
Lapisan ini merupakan lapisan kedua yang berukuran sangat halus yaitu 1/16 – 1/8 mm (ukuran butiran Wentworth). Bentuk butiran rounding yaitu oblate, dengan kemas tertutup dan sortasi yang baik. Lapisan ini mengandung mineral kuarsa.

Lapisan III (sampel III) :
Lapisan ini merupakan lapisan paling atas, yang berukuran lanau yaitu 1/256 – 1/16 (ukuran butiran Wentworth). Bentuk butiran membundar yaitu oblate, dengan kemas tertutup dan sortasi baik. Lapisan ini mengandung mineral oksida besi yang berwarna hitam pekat.



 Gambar permukaan material endapan

Berdasarkan hasil analisa dari ketiga sampel di atas, dapat disimpulkan bahwa material-material endapan di sepanjang hulu sungai Je’neberang berada sangat jauh dari sumbernya. Hal ini dapat dilihat dari bentuk butiran partikelnya yang rounded, ini disebabkan oleh tumbukan antar partikel pada saat proses transportasi.